| DEFINISI
Kanker
yang mempengaruhi retina secara umum mulai pada choroid, lapisan padat
pembuluh darah yang menyuplai retina. Choroid terjepit di antara retina
dan sclera (bagian putih mata luar). Karena retina bergantung pada
choroid untuk persediaan darah dan menopangnya, kerusakan pada choroid
oleh kanker mungkin mempengaruhi pandangan.
|
Tampilkan postingan dengan label Gangguan Retina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gangguan Retina. Tampilkan semua postingan
Kanker yang Mempengaruhi Retina
Label:
Gangguan Retina
Read User's Comments(0)
sumbatan Arteri dan Vena Retina Pusat
Label:
Gangguan Retina
| DEFINISI
Arteri
retinal pusat, saluran utama yang menyuplai darah untuk retina, bisa
menjadi betul-betul mampet karena penyakit atherosclerosis atau
partikel, seperti gumpalan darah, yang masuk peredaran darah dan
menghalangi saluran (emboli). Radang pembuluh darah adalah juga mungkin
menyebabkan retinal arteri tersekat. Pada orang dengan glaukoma,
penyakit gula, atau tekanan darah tinggi, berbagai proses mungkin
terjadi, yang bisa menyebabkan tersekatnya vena.
Jika arteri pusat retinal mampet, mata yang terkena mengalami kehilangan pandangan mendadak tetapi tanpa rasa sakit. Tersekatnya vena retinal pusat menyebabkan vena yang penuh dan mengembang di depan saraf optik. Kehilangan jarak pandang dari yang ringan hingga hebat karena arteri retinal pusat tersekat. Kekambuhan sering terjadi. Selain kehilangan pandangan yang parah, komplikasi dari arteri atau vena retinal pusat tersekat termasuk pendarahan ke dalam mata dan glaukoma disebabkan oleh pertumbuhan pembuluh darah abnormal di selaput pelangi dan sudut, di mana cairan dialirkan dari mata. |
| DIAGNOSA
Menggunakan
ophthalmoscope, seorang dokter bisa melihat perubahani di pembuluh
darah dan tanda lain berkurangnya suplai darah ke retina, seperti
kepucatan retina pada kasus arterial yang tersekta atau vena yang penuh
dan pembengkakan di depan saraf optic pada kasus vena tersekat.
Tindakan Fluorescein angiography dimana seorang dokter menyuntikkan
pewarna ke dalam urat darah dan lalu memotret retina membantu menentukan
banyak sedikitnya kerusakan pada retina dan membantu rencana pengobatan
oleh dokter. Doppler ultrasound memindai kadang-kadang mungkin
dipergunakan untuk memeriksa darah mengalir di saluran darah.
|
| PENGOBATAN
Pengobatan
sesegera sering diberikan dalam percobaan menghilangkan penghalangan
arteri retinal. Tetapi, pengobatan jarang efektif. Tekanan di dalam mata
bisa dikurangi dengan memijat kelopak mata tertutup sebentar-sebentar
dengan jari. Alternatif lain, satu prosedur yang disebut paracentesis
chamber anterior mungkin membantu menurangi tekanan di dalam mata. Pada
prosedur ini, tetes mata diteteskan di mata untuk membuat mata mati
rasa, lalu jarum dimasukkan ke dalam bilik anterior mata untuk meyedot
sedikit cairan, sehingga secara cepat mengurangi tekanan di mata.
Mengurangi tekanan di dalam mata dengan pijatan atau paracentesis
chamber anterior dapat mengeluarkan gumpalan darah atau penyumbat lain
dan dapat memasuki cabang bilik yang lebih kecil, sehingga mengurangi
area kerusakan pada retina. Umumnya tidak ada terapi obat yang
disetujui. Pengobatan laser mungkin digunakan untuk menghancurkan
pembuluh darah abnormal jika mereka berkembang ke selaput pelangi atau
sudut.
|
Pelepasan Retina
Label:
Gangguan Retina
| DEFINISI
Pelepasan retina adalah pemisahan retina dari lapisan dasar pada pembuluh darah.
Ketika retina lepas, terpisah dari bagian persediaan darahnya, mencegahnya berfungsi sebagaimana mestinya. Hingga retina terpasang kembali, hal tersebut bisa rusak secar permanent. Pelepasan bisa dimulai pada area yang kecil, biasanya sebagai akibat robekan retina jika bagian kecil tersebut tidak menempel kembali, seluruh retina bisa lepas. Sobekan retina yang bisa menyebabkan pelepasan retina lebih mungkin terjadi pada orang rabun ayam parah (miopi) atau yang telah mengalami operasi katarak. Sobekan juga lebih mungkin terjadi setelah luka mata. Cairan atau darah dari kerusakan pembuluh darah bisa menumpuk antara retina dan jaringan di bawahnya, lebih lanjut memperburuk penglihatan. |
| GEJALA
Pelepasan
retina tidak terasa sakit. Orang biasanya melihat benda kecil,
mengambang (floater) atau sorotan cahaya terang yang berlangsung lebih
dari satu detik. Hilangnya penglihatan di pinggir biasanya pertama kali
terjadi, dan kehilangan penglihatan menyebar sebagaimana perkembangan
pelepasan tersebut. Hilangnya penglihatan menyerupai tirai atau kerudung
yang jatuh melintangi garis penglihatan. Jika macula menjadi terlepas,
penglihatan dengan segera memburuk, dan segala sesuatu menjadi buram.
Seorang dokter meneliti retina melalui ophthalmoscope dan biasanya pelepasan bisa dilihat. Jika pelepasan tidak terlihat, ultrasound scan pada mata bisa menunjukkannya. |
| PENGOBATAN
Seseorang
yang mengalami hilangnya penglihatan dengan tiba-tiba harus mengunjungi
ahli mata dengan segera. Tergantung pada pelepasan tersebut, operasi
laser atau operasi pembekuan (cryopexy) kemungkinan digunakan
untuk memperbaiki retina tersebut. Operasi laser menutup lubang pada
retina. Terapi pembekuan menyebabkan sebuah goresan terbentuk, yang
menahan retina tetap di tempat.
Jika retina tersebut terpasang kembali dalam 2 sampai 7 hari, kemungkinan penglihatan biasanya akan bertambah baik. Jika retina telah terlepas untuk jangka waktu yang lama atau jika pendarahan atau goresan telah terjadi, kemungkinan penglihatan bertambah baik akan berkurang. |
Retinopati Hipertensi (Hypertensive Retinopathy)
Label:
Gangguan Retina
| DEFINISI
Retinopati Hipertensi (Hypertensive retinopathy) adalah kerusakan pada retina sebagai akibat tekanan darah tinggi.
|
| PENYEBAB
Ketika
tekanan darah menjadi tinggi, seperti pada hipertensi, retina menjadi
rusak. Bahkan hipertensi ringan bisa merusak pembuluh darah retinal jika
segera diobati dalam setahun. Hipertensi merusak pembuluh darah kecil
pada retina, menyebabkan dinding mereka menebal dan dengan demikian
mempersempit pembuluh darah terbuka dan mengurangi suplai darah menuju
retina. Potongan kecil pada retina bisa menjadi rusak karena suplai
darah tidak tercukupi. Sebagaimana perkembangan Retinopati Hipertensi (Hypertensive retinopathy),
darah bisa bocor ke dalam retina. Perubahan ini menyebabkan kehilangan
penglihatan secara bertahap, terutama sekali jika mereka mempengaruhi
macula, bagian tengah retina.
|
| DIAGNOSA
Dokter membuat diagnosa Retinopati Hipertensi (Hypertensive retinopathy)
menggunakan ophthalmoscope untuk melihat penampakan khusus pada retina
pada seseorang dengan tekanan darah tinggi. Ketika tekanan darah sangat
tinggi, dokter kemungkinan bisa melihat perubahan lain pada mata,
seperti pembengkakan pada bagian depan saraf mata.
|
| PENGOBATAN
Tujuan pengobatan Retinopati Hipertensi (Hypertensive retinopathy)
adalah untuk merendahkan tekanan darah. ketika tekanan darah tinggi
adalah berat dan mengancam nyawa, pengobatan kemungkinan diperlukan
segera untuk menyelamatkan penglihatan dan menghindari komplikasi lain,
termasuk stroke, gagal jantung, gagal ginjal, dan serangan jantung.
|
Infeksi Dalam Mata (Endophthalmitis)
Label:
Gangguan Retina
| DEFINISI
Endophthalmitis adalah infeksi dalam mata.
|
| PENYEBAB
Endophthalmitis disebabkan oleh organisme yang beredar melalui aliran
darah ke dalam mata atau telah memasuki mata melalui luka bedah atau
luka. Infeksi di dalam darah berasal dari pemberian obat-obatan secara
infus, abses (kumpulan nanah), atau operasi apa saja di dalam tubuh.
infeksi biasanya disebabkan bakteri, namun jamur atau protozoa bisa juga
bertanggungjawab. Virus bisa juga menyebabkan infeksi mata meluas,
namun hal ini biasanya bukan endophthalmitis.
|
| GEJALA
Gejala-gejala kemungkinan parah dan termasuk rasa sakit, kemerahan pada
putih mata, sangat peka terhadap sinar terang, dan kehilangan
penglihatan sebagian atau total. Diagnosa berdasarkan gejala-gejala,
pemeriksaan pada mata, perawatan, dan kadangkala antibody atau tes DNA.
Perawatan kemungkinan dilakukan dari aqueos humor (cairan di bagian
depan mata ; juga disebut aqueous) dan vitreous humor (gel seperti zat
di dalam bagian belakang pada mata) untuk menentukan organisme mana yang
bertanggungjawab dan obat-obatan mana yang lebih aktif melawan
organisme.
|
| PENGOBATAN
Endophthalmitis adalah sebuah keadaan medis darurat. Pengobatan cepat
biasanya dibutuhkan jika penglihatan harus dipelihara. pengobatan
biasanya dimulai secepatnya, sebuah penundaan bahkan beberapa jam bisa
menghasilkan kehilangan penglihatan dalam kasus berat. Antibiotik
diberikan ; pilihan antibiotik bisa disesuaikan berdasarkan organisme
mana yang ditemukan menjadi penyebab endophthalmitis. Kortikosteroid
bisa juga diberikan. Operasi kemungkinan dibutuhkan untuk mengangkat
jaringan yang terinfeksi dari dalam mata; yang mana bisa mempengaruhi
kesempatan untuk menghentikan infeksi.
|
Ablasio Retina
Label:
Gangguan Retina
| DEFINISI Ablasio Retina adalah terpisahnya/terlepasnya retina dari jaringan penyokong di bawahnya. Jaringan saraf yang membentuk bagian peka cahaya pada retina membentuk suatu selaput tipis yang melekat erat pada jaringan penyokong di bawahnya. Jika kedua lapisan tersebut terpisah, maka retina tidak dapat berfungsi dan jika tidak kembali disatukan bisa terjadi kerusakan permanen. Ablasio bisa bermula di suatu daerah yang kecil, tetapi jika tidak diobati, seluruh retina bisa terlepas. Pada salah satu bentuk ablasio, retina betul-betul mengalami robekan. Bentuk ablasio ini biasanya terjadi pada penderita miopia atau penderita yang telah menjalani operasi katark atau penderita cedera mata. Pada ablasio lainnya, retina tidak robek tetapi terpisah dari jaringan di bawahnya. Pemisahan ini terjadi jika gerakan cairan di dalam bola mata menarik retina atau jika cairan yang terkumpul diantara retina dan jaringan di bawahnya mendorong retina. |
| PENYEBAB Retina merupakan selaput transparan di bagian belakang mata yang mengolah bayangan yang difokuskan di retina oleh kornea dan lensa. Ablasio retina seringkali dihubungkan dengan adanya robekan atau lubang pada retina, sehingga cairan di dalam mata merembes melalui robekan atau lubang tersebut dan menyebabkan terlepasnya retina dari jaringan di bawahnya. Hal tersebut bisa terjadi akibat: tetapi ablasio retina sering kali terjadi secara spontan. Pada bayi prematur, ablasio retina bisa terjadi akibat retinopati akibat prematuritas. Selama proses terlepasnya retina, perdarahan dari pembuluh darah retina yang kecil bisa menyebabkan kekeruhan pada bagian dalam mata yang dalam keadaan normal terisi oleh humor vitreus. Jika terjadi pelepasan makula, akan terjadi gangguan penglihatan pusat lapang pandang. Faktor resiko terjadinya ablasio retina adalah: - Rabun dekat - Riwayat keluarga dengan ablasio retina - Diabetes yang tidak terkontrol - Trauma. |
| GEJALA Ablasio retina tidak menimbulkan nyeri, tetapi bisa menyebabkan gambaran bentuk-bentuk ireguler yang melayang-layang atau kilatan cahaya, serta menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Hilangnya fungsi penglihatan awalnya hanya terjadi pada salah satu bagian dari lapang pandang, tetapi kemudian menyebar sejalan dengan perkembangan ablasio. Jika makula terlepas, akan segera terjadi gangguan penglihatan dan penglihatan menjadi kabur. |
| DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan mata. Beberapa pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui keutuhan retina: |
| PENGOBATAN Pembedahan laser bisa digunakan untuk menutup lubang atau robekan pada retina yang biasanya ditemukan sebelum terjadinya ablasio. Dengan kriopeksi (pemberian dingin dengan jarum es) akan terbentuk jaringan parut yang melekatkan retina pada jaringan di bawahnya. Teknik ini digunakan bersamaan dengan penyuntikan gelembung udara dan kepala dipertahankan pada posisi tertentu untuk mencegah penimbunan kembali cairan di belakang retina. Penempelan kembali retina melalui pembedahan terdiri dari pembuatan lekukan pada sklera (bagian putih mata) untuk mengurangi tekanan pada retina sehingga retina kembali menempel. |
| PENCEGAHAN Gunakan kaca mata pelindung untuk mencegah terjadinya trauma pada mata. Penderita diabetes sebaiknya mengontrol kadar gula darahnya secara seksama. Jika anda memiliki resiko menderita ablasio retina, periksakan mata minimal setahun sekali. |
Kemunduran/Degenerasi Makula
Label:
Gangguan Retina
| DEFINISI Degenerasi Makula adalah suatu keadaan dimana makula mengalami kemunduran sehingga terjadi penurunan ketajaman penglihatan dan kemungkinan akan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan sentral. Makula adalah pusat dari retina dan merupakan bagian yang paling vital dari retina. Makula merupakan bagian dari retina yang memungkinkan mata melihat detil-detil halus pada pusat lapang pandang. Ada 2 macam degenerasi makula:
|
| PENYEBAB Degenerasi terjadi sebagai akibat dari kerusakan pada epitel pigmen retina. Epitel pigmen retina adalah lapisan pemisah antara retina dan koroid (lapisan pembuluh darah di belakang retina). Fungsi dari epitel pigmen retina adalah sebagai penyaring yang menentukan zat gizi dari koroid yang sampai ke retina. Bagian dari darah yang berbahaya bagi retina dibuang/dijauhkan dari retina oleh epitel pigmen retina. Kerusakan pada epitel pigmen retina mempengaruhi metabolisme pada retina, Terjadi penipisan retina sehingga memungkinkan masuknya bahan yang berbahaya dari darah ke dalam retina dan menyebabkan kerusakan serta pembentukan jaringan parut. Dengenerasi makula terjadi pada usia lanjut, cenderung diturunkan, lebih banyak ditemukan pada orang kulit putih dan tampaknya lebih sering ditemukan pada perokok. |
| GEJALA Secara tiba-tiba ataupun secara perlahan akan terjadi kehilangan fungsi penglihatan tanpa rasa nyeri. Kadang gejala awalnya berupa gangguan penglihatan pada salah satu mata, dimana garis yang sesungguhnya lurus terlihat bergelombang. Degenerasi makula menyebabkan kerusakan penglihatan yang berat (misalnya kehilangan kemampuan untuk membaca atau mengemudi), tetapi jarang menyebabkan kebutaan total. Penglihatan pada tepi luar dari lapang pandang dan kemampuan untuk melihat warna biasanya tidak terpengaruh, yang terkena hanya penglihatan pada pusat lapang pandang. |
| DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan mata. Beberapa pemeriksaan yang dilakukan untuk menilai retina: |
| PENGOBATAN Jika di dalam atau di sekeliling makula ditemukan pertumbuhan pembuluh darah baru, dilakukan fotokoagulasi laser ( Verteporfin ) untuk menghancurkannya. Tidak ada pengobatan khusus untuk degenerasi makula. Pemberian seng bisa memperlambat perkembangan penyakit. Pada stadium awal, bisa dilakukan pembedahan laser untuk membekukan pembuluh darah koroid yang merembes ke retina. Pilihan pengobatan lainnya adalah terapi fotodinamik, dimana pengobatan laser dilakukan setelah penyuntikan zat warna untuk menambah kepekaan pembuluh darah yang merembes terhadap sinar laser. dapat pula diberikan obat -obatan anti VEGF yang disuntikan intra vitreus seperti Ranibizumab, Bevacizumab, Pegaptanib |
| PENCEGAHAN Jika ada anggota keluarga yang menderita degenerasi makula, sebaiknya para perokok segera berhenti merokok. |
Retinitis Pigmentosa
Label:
Gangguan Retina
| DEFINISI Retinitis Pigmentosa adalah suatu kemunduran yang progresif pada retina yang mempengaruhi penglihatan pada malam hari dan penglihatan tepi dan pada akhirnya bisa menyebabkan kebutaan. |
| PENYEBAB Retinitis pigmentosa merupakan penyakit keturunan yang jarang terjadi. Beberapa bentuk penyakit ini diturunkan secara dominan, hanya memerlukan 1 gen dari salah satu orang tua; bentuk yang lainnya diturunkan melalui kromosom X, hanya memerlukan 1 gen dari ibu. Penyakit ini terutama menyerang sel batang retina yang berfungsi mengontrol penglihatan pada malam hari. Pada retina bisa ditemukan pigmentasi yang berwarna gelap. |
| GEJALA Gejala awal seringkali muncul pada awal masa kanak-kanak. Sel batang pada retina (berperan dalam penglihatan pada malam hari) secara bertahap mengalami kemunduran sehingga penglihatan di ruang gelap atau penglihatan pada malam hari menurun. Lama-lama terjadi kehilangan fungsi penglihatan tepi yang progresif dan bisa menyebabkan kebutaan. Pada stadium lanjut, terjadi penurunan fungsi penglihatan sentral. |
| DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan mata dengan oftalmoskop. Beberapa pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui keutuhan retina: |
| PENGOBATAN Belum ada pengobatan yang efektif untuk retinitis pigmentosa. Pemakaian kaca mata gelap untuk melindungi retina dari sinar ultraviolet bisa mempertahankan fungsi penglihatan. Meskipun masih dalam perdebatan, penelitian terakhir menunjukkan bahwa pemberian antioksidan (misalnya vitamin A palmitat) bisa menunda perkembangan penyakit ini. Penderita dianjurkan untuk berkunjung secara teratur kepada spesialis mata untuk memantau terjadinya katarak atau pembengkakan retina. |
| PENCEGAHAN Penyuluhan genetik bisa membantu menemukan adanya resiko retinitis pigmentosa dalam suatu keluarga. |
Endoftalmitis
Label:
Gangguan Retina
| DEFINISI Endoftalmitis adalah peradangan pada seluruh lapisan mata bagian dalam, cairan dalam bola mata (humor vitreus) dan bagian putih mata (sklera). |
| PENYEBAB Penyebab terjadinya infeksi adalah: |
| GEJALA Gejalanya seringkali berat, yaitu berupa: - nyeri mata - kemerahan pada sklera - fotofobia (peka terhadap cahaya) - gangguan penglihatan. ![]() |
| DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan mata. |
| PENGOBATAN Endoftalmitis merupakan suatu keadaan darurat. Pengobatan harus segera diberikan, menunda pengobatan bisa menyebabkan kebutaan. Diberikan antibiotik dan corticosteroid. Untuk mengeluarkan cairan yang terinfeksi dari bola mata mungkin perlu dilakukan pembedahan. |
Kelainan Pembuluh Darah Retina
Label:
Gangguan Retina
| DEFINISI Kelainan pembuluh darah yang menuju ke mata bisa berupa perdarahan, tidak adekuatnya pasokan darah dan penyumbatan pembuluh darah. Akibat yang serius adalah kerusakan retina, yang kadang-kadang menetap dan menyebabkan penurunan fungsi penglihatan bahkan kebutaan. RETINOPATI ARTERIOSKLEROTIK Pada keadaan ini, arteri-arteri kecil yang membawa darah ke mata mengalami penyumbatan parsial karena dindingnya menebal. Dengan menggunakan oftalmoskop, bisa terlihat pembuluh darah yang menebal dan petunjuk lainnya dari menurunnya pasokan darah ke retina. Penebalan pembuluh darah itu sendiri biasanya tidak mengganggu penglihatan, tetapi merupakan petunjuk bahwa pembuluh darah di mata dan bagian tubuh lainnya tidak sehat sehingga perlu dilakukan tindakan pencegahan dan pengobatan. RETINOPATI HIPERTENSIF Retinopati Hipertensif adalah kerusakan retina akibat tekanan darah tinggi (hipertensi). Penyakit ini terjadi jika tekanan darah sangat tinggi (misalnya pada hipertensi maligna dan toksemia gravidarum). Hipertensi bisa menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah di dalam mata. Semakin tinggi dan semakin lama hipertensi berlangsung, maka semakin berat kerusakan yang terjadi. Beratnya kerusakan retina (retinopati) digambarkan dengan skala I sampai IV. Pada derajat I biasanya tidak ditemukan gejala. Pada derajat IV terjadi pembengkakan saraf optikus (disebut papilledema) dan makula (pusat penglihatan pada retina), yang bisa menyebabkan penurunan fungsi penglihatan. Pada stadium lanjut, darah bisa merembes ke dalam retina. Bercak retina mengalami kerusakan karena kekurangan pasokan darah dan lama-lama lemak akan tertimbun di dalam retina. Selain gangguan penglihatan, penderita juga bisa merasakan sakit kepala. Dengan menggunakan oftalmoskop, bisa dilihat adanya penyempitan pembuluh darah dan kelebihan cairan yang merembes dari pembuluh darah. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan adalah angiografi fluoresensi. Satu-satunya pengobatan untuk retinopati hipertensif adalah mengontrol tekanan darah. PENYUMBATAN ARTERI RETINA Arteri retina adalah pembuluh darah utama yang membawa darah ke retina. Jika arteri retina tersumbat, maka akan terjadi kebutaan mendadak tanpa disertai rasa nyeri. Penyumbatan ini bisa disebabkan oleh aterosklerosis, bekuan darah atau endapan lemak (biasanya lemak yang berasal dari sumsum tulang yang patah dan masuk ke dalam aliran darah sebagai emboli). Penyebab lainnya adalah peradangan pembuluh darah di kepala (arteritis temporalis). Pelebaran arteri retina bisa dilakukan dengan menghirup campuran karbon dioksida dan oksigen. Dengan cara ini penyumbatan akan turun ke bawah sehingga mengurangi daerah retina yang terkena. Bisa diberikan antikoagulan untuk mencegah pembentukan bekuan lebih lanjut atau untuk mencegah penyebaran bekuan darah (yang bisa menyebabkan terjadinya stroke). PENYUMBATAN VENA RETINA Vena retina adalah pembuluh darah utama yang membawa darah dari retina. Penyumbatan vena retina menyebabkan vena yang lebih kecil membengkak dan berkelok-kelok. Permukaan vena menjadi bengkak dan darah bisa merembes ke dalam retina. Penyumbatan vena retina terutama terjadi pada usia lanjut yang menderita glaukoma, diabetes, tekanan darah tinggi atau suatu keadaan dimana darah menjadi lebih kental (misalnya terlalu banyak sel darah merah). Penyumbatan vena retina menyebabkan penurunan fungi penglihatan yang terjadi secara lebih lambat dibandingkan dengan penyumbatan arteri retina. Perubahan yang terjadi berupa pertumbuhan pembuluh darah baru yang abnormal di dalam retina dan terjadinya glaukoma. Angiografi fluoresensi bisa membantu menentukan luasnya kerusakan dan rencana pengobatan. Untuk menghancurkan pembuluh darah yang abnormal bisa digunakan laser. Pelebaran vena retina bisa dilakukan dengan menghirup campuran karbon dioksida dan oksigen. Dengan cara ini penyumbatan akan turun ke bawah sehingga mengurangi daerah retina yang terkena. Pelebaran vena retina bisa dilakukan dengan menghirup campuran karbon dioksida dan oksigen. Dengan cara ini penyumbatan akan turun ke bawah sehingga mengurangi daerah retina yang terkena. |
Retinopati Diabetikum
Label:
Gangguan Retina
| DEFINISI Retinopati Diabetikum adalah kerusakan progresif pada retina akibat diabetes menahun. Kelainan ini bisa terjadi pada penderita diabetes yang mendapatkan insulin maupun yang tidak. Diabetes bisa menyebabkan 2 macam perubahan pada retina:
|
| PENYEBAB Retinopati diabetikum terjadi karena adanya kerusakan pada pembuluh darah yang menuju ke retina. Kadar gula darah (glukosa) yang tinggi pada diabetes menyebabkan penebalan pembuluh darah yang kecil. Pada stadium awal (retinopati non-proliferatif), pembuluh darah menjadi berlubang-lubang dan isinya merembes ke dalam retina, menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Pada stadium lanjut (retinopati proliferatif), terjadi pertumbuhan pembuluh darah yang baru di dalam mata. Pembuluh darah yang baru ini sangat rapuh dan bisa mengalami perdarahan sehingga menyebabkan penurunan fungsi penglihatan. Beratnya retinopati dan penurunan fungsi berhubungan dengan kadar glukosa dan lamanya seseorang menderita diabetes. Biasanya retinopati baru terjadi dalam waktu 10 tahun setelah seseorang menderita diabetes. |
| GEJALA Gejalanya berupa: Banyak penderita yang tidak menunjukkan gejala lain sebelum terjadi perdarahan utama pada mata.
|
| DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan mata. Pemeriksaan yang biasa dilakukan untuk menilai keadaan retina adalah pemeriksaan dengan oftalmoskop dan fotografi retina. |
| PENGOBATAN Tujuan pengobatan adalah mengontrol diabetes dan tekanan darah tinggi. Pengobatan terhadap diabetes dan tekanan darah tinggi biasanya tidak menyebabkan perbaikan kerusakan yang telah terjadi, tetapi akan memperlambat perkembangan retinopati. Untuk menghancurkan pembuluh darah yang baru dan menyumbat pembuluh darah yang bocor, dilakukan fotokoagulasi laser. Jika terjadi perdarahan hebat dari pembuluh darah yang telah mengalami kerusakan, dilakukan vitrektomi (pembedahan untuk membuang darah dari humor vitreus). Setealah vitrektomi, fungsi penglihatan akan menunjukkan perbaikan dan secara bertahap mata akan membentuk humor vitreus yang baru. |
| PENCEGAHAN Cara pencegahan yang terbaik adalah mengontrol diabetes dan tekanan darah tinggi. Penderita diabetes sebaiknya menjalani pemeriksaan mata secara rutin (1 kali/tahun), yang dimulai pada tahun ke 5 setelah terdiagnosis menderita diabetes. |
Langganan:
Postingan (Atom)









